14 September 2015

Jarang pandang yang kian pendek tidak hanya menggangu transportasi udara saja. Belakangan pengandara transportasi darat kian mengeluhkan bencana kabut asap ini.
"Bapak sudah mulai tidak nampak nak, kabutnya tebal, berapa kali hampir nabrak," ungkap salah seorang pengendara motor yang melintas di Mayang, Tiono (55) kepada Jambisatu.com, Senin (14/09/15).
Banyak pengendara yang juga mengeluhkan sesak napas terutama ketika mengendarai sepeda motor.
Agus, pengendara lain menyebutkan sempat hampir menabrak karena orang tersebut tidak menyalakan lampu motornya disaat kabut seperti ini.
"Kemarin hampir nabrak, ternyata tidak boleh remehi jarak pandang biarpun kita yang pakai transportasi darat sanggup melihat jalan sependek apapun karena kabut," jelasnya.
Sedangkan untuk pengendara Mobil juga cukup kesulitan karena asap, "Debu putih nempel di kaca, biasanya kalau kotor begitu kita langsung pencet tombol untuk bersihkan kaca mobil sambil jalan, sekarang kalau kita bersihkan langsung, jalan di depan langsung tidak nampak," Jelas Budi salah satu pengendara Mobil.
Mereka berharap kabut asap yang tidak kunjung menghilang ini segera pergi dari Kota Jambi karena aktivitas - aktivitas mulai terganggu akibat asap.
Sumber : http://jambisatu.com/berita-pengendara-jalur-darat-kian-keluhkan-jarak-pandang.html
Posting Komentar